‘Boboiboy’ Dibajak, Pemilik Hak Cipta Ajukan Gugatan 50 M


Kesuksesan animasi Boboiboy yg diproduksi oleh Animonsta Studios ternyata sempat menimbulkan sebuah polemik. Belum lama ini, Animonsta serta DNA Production selaku distributor animasi Boboiboy di Indonesia digugat oleh sebuah perusahaan bernama Sadabana Entertainment yg mengaku memiliki hak cipta animasi Malaysia tersebut.Tidak main-main, Sadabana Entertainment menggugat Animonsta Studios dan DNA Production sebesar 3 miliar rupiah buat kerugian materil dan 15 miliar rupiah buat kerugian inmaterial di Pengadilan Niaga Jakarta Selatan pada tanggal 3 Agustus 2016. Merasa sebagai pemegang hak cipta sesungguhnya dari Boboiboy, Animonsta Studios dibantu DNA Production tidak gentar menghadapi gugatan tersebut.Meski Sadabana Entertainment memiliki surat hak cipta dari HAKI, gugatan tersebut pun gugur. Pasalnya, Animonsta Studios pun memiliki surat hak cipta dari HAKI dan lebih lalu mendaftarkannya.”Mereka mendaftar ke HAKI soal hak cipta Boboiboy sejak 2013. Sedangkan Animonsta telah mendaftar ke HAKI pada 2012,” ungkap Direktur Utama DNA Production, Rina Novita ketika jumpa pers di kantornya kawasan Saharjo, Jakarta Selatan, Rabu (7/9).Meski akhirnya memenangkan gugatan tersebut, Nizam Razak selaku CEO Animonsta Studios menyimpan kekecewaan. Ia sadar bahwa Boboiboy ini milik daya tarik tersendiri sehingga banyak perusahaan yg mengklaim atau membajak produknya. Nizam pun berharap kejadian pembajakan ini tidak mulai terulang di kemudian hari.”Boboiboy bermula pada tahun 2009. Sebelumnya aku dan pak Anas untuk Upin Ipin. Pembuatan Boboiboy ini memakan biaya 2,5 juta ringgit atau sekitar 7,5 miliar dengan 13 episode. Bukan cuma di Indonesia Boboiboy diklaim oleh pihak lain. Di Malaysia juga kalian sedang berjuang bagi memperjuangkan hak cipta ini. Soal pembajakan ini harus dihentikan. Ke depannya semoga tak ada lagi hal seperti ini,” jelas Nizam.Saat ini, Animonsta Studios dan DNA Production bakal gantian menggugat Sadabana Entertainment di bawah pimpinan Amrani Sidabutar ke Pengadilan Niaga dengan gugatan 50 miliar rupiah.”Kami menggugat Sadabana Entertaint yg beralamat di Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Bapak Amrani Sidabutar. Kami mengajukan gugatan sebesar 50 miliar rupiah. Sebenarnya bukan persoalan uang, tetapi kalian ingin menimbulkan efek jera kepada pembajak,” tegas Rina Novita. (kpl/abl)
Sumber:

http://www.merdeka.com/artis/boboiboy-dibajak-pemilik-hak-cipta-ajukan-gugatan-50-m.html

loading...



‘Boboiboy’ Dibajak, Pemilik Hak Cipta Ajukan Gugatan 50 M

gambar intan novita, BIODATA PEMILIK BELLA AMMARA