Cerita Stand Up Paling Memalukan Bagi Pandji Pragiwaksono


Bila ngobrolin tentang stand up comedy, nama Pandji Pragiwaksono lah yg pastinya pertama kali muncul di ingatan kita. Selain dikenal sebagai komika, artis 37 tahun itu juga telah banyak kali membintangi film layar lebar seperti RUDY HABIBIE.

Tentunya banyak pengalaman yg Pandji rasakan selama open mic di depan para penonton. Tak melulu indah, ada pula dua kejadian memalukan yg sampai ini masih dia ingat seperti ketika tampil di Bandung tahun 2012 lalu.”Ada (pengalaman memalukan) di Sabuga, Bandung tahun 2012, (bulan) Desember. Dapat tawaran stand up live, itu jarang banget peluangnya. Karena tv nggak yakin dengan stand up comedian live takut ngomong yg aneh-aneh. Diberi kepercayaan bagi live sebuah kehormatan. Acaranya politik, penarikan nomor urut pemilu Gubernur Jawa Barat. Oke ini live hanya lima menit oke kami sikat. Pas sampai di sana salah prediksi, aku kira acara tertutup ternyata masing-masing calon Gubernur dan wakil Gubernur pada bawa masa partai. Ada PKS, PDIP, Golkar, seluruh masa bayaran gitu. Belum akan aja mereka telah teriak, cela-celaan. Benar-benar kayak penonton bola tetapi masa partai,” ujar Pandji ketika berkunjung ke kantor Kapanlagi.com, Tebet, Jakarta Selatan pada (15/8).Bukannya bikin tertawa, jokes yg ia lempar ketika itu justru membuat masa partai heboh. Umpatan-umpatan kasar pun keluar dari mulut mereka. Banyak yg berpikir kalau Pandji adalah salah sesuatu simpatisan Deddy Mizwar.”Di atas panggung nih lempar jokes pertama soal kota Bandung, salah karena aku nggak riset. Kalimat pertama gini, di kota Bandung banyak banget distro ya, kalau kalian naik mobil tuh distro apa telah dekat, pengen deh bikin distro namanya kiamat jadi kiamat telah dekat. Nah waktu ngelempar jokes itu aku lupa kalau Deddy Mizwar tuh milik film judulnya Kiamat Sudah Dekat. Kameranya nyorot ke Deddy Mizwar, Deddy Mizwar ketawa, penonton mikir aku pro dia. Kata pertama yg aku dengar dari penonton adalah curang. Tiba-tiba segala makian, kata kasar keluar tuh,” tambahnya.Kejadian ini benar-benar menjadi salah sesuatu pengalaman yg masih diingat betul sampai ketika ini. Sambil menutup pembicaraan, Pandji dahulu memberikan sebuah masukan kepada para komika yang lain agar tidak lupa bagi melakukan riset sebelum tampil di atas panggung.”5 menit berasa kayak 5 jam itu. Tenggorokan kering telah live pula, ya telah jalanin saja. Turun panggung orang-orang pada lihat kayak bilang semangat ya. Aduh dari Sabuga ke Jakarta naik mobil sambil balesin orang-orang di Twitter. Itu adalah salah sesuatu bukti sebagai stand up comedy selevel apa pun kami nggak boleh lengah, nggak boleh anggap remeh, harus riset. Coba aku riset soal calon Gubernur tersebut, nggak mulai keluar jokes itu. Sekarang sih lucu ya, lalu nggak loh. Ngenest,” tutup Pandji. (kpl/rhm/abl)
Sumber:

http://www.merdeka.com/artis/cerita-stand-up-paling-memalukan-bagi-pandji-pragiwaksono.html

loading...



Cerita Stand Up Paling Memalukan Bagi Pandji Pragiwaksono