Delapan Tahun Berbisnis, Daniel Mananta Pernah Merasa Jenuh?


Tak terasa, delapan tahun telah presenter tampan Daniel Mananta menekuni bisnis clothing line miliknya. Dalam kurun waktu yg lama itu, ia selalu coba bersikap disiplin dan rendah hati.

“Walaupun bisnis lo udah sukses, udah dapat kebeli rumah misalnya, tetapi jangan sampai stop sama bisnis, selalu lo kedistract sama bisnis lain. Kedua itu disiplin, sering mereka berada di comfort zone selalu lupa sama kualitas. Justru itu salah perbaiki kualitas,” ujarnya ketika ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2016). Tak cuma disiplin dan fokus yg penting, sikap rendah hati juga yaitu kunci sukses berbisnis. Salah sesuatu cara yg diterapkan adalah dengan menekan ego.“Kerendahan hati karena dalam bisnis berantem sama partner itu ego. Gue kadang berantem membela binis jadi kebawa ego. Itu butuh kerendahan hati kalau paling bagus bagi bisnis gue harus kalah, dengerin staf yg mereka berani debat sama gue dia spesialisasi,” lanjutnya.Kendati bisnisnya sudah mencapai kata sukses, tidak sedikit yg penasaran dengan rasa jenuh yg mungkin dialami Daniel selama ini. Sayangnya, Daniel membantah seandainya ia pernah merasa jenuh.”Titik jenuh belum, delapan tahun di Damn dan gua ngerasa masih awal banget. Tantangan setiap tahun beda, misalnya beberapa tahun belum dengar gojek, sekarang udah. Bazaar belum seterkenal, sekarang udah. Justru gua ngerasa semakin exicted gue menjabat tantangan-tantangan itu,” pungkasnya. (kpl/far/pit)
Sumber:

http://www.merdeka.com/artis/delapan-tahun-berbisnis-daniel-mananta-pernah-merasa-jenuh.html

loading...



Delapan Tahun Berbisnis, Daniel Mananta Pernah Merasa Jenuh?