Misteri Klub Sepakbola Yang Dicintai The Beatles


Inggris memang baru sekali menjadi juara dunia, yakni tahun 1966. Meski begitu, negeri ini telah sangat identik dengan sepakbola, bahkan mungkin sama levelnya dibanding Brazil yg lima kali mengangkat piala dunia. Bisa jadi karena sepakbola adalah olahraga tertua di sana, bahkan banyak orang meyakini sepakbola memang lahir di negeri tersebut. Hampir segala masyarakat Inggris memiliki klub favorit. Biasanya klub yg diidolai adalah turun menurun dari keluarga, dapat juga cinta itu didapat sendiri, dipilih sendiri, bukan warisan dari orangtua.

Selain sepakbola, Inggris juga memiliki keistimewaan yang lain di dunia musik. Tak terhitung telah berapa band dan musisi papan atas yg mereka lahirkan. Bisa dibilang, mereka lah kiblat nomor sesuatu musik dunia. Seperti yg disebutkan di awal, hampir semua warga Inggris adalah pecinta sepakbola, maka begitu pula dengan para musisi di sana.Sudah jelas Oasis sangat menggilai Manchester City, Damon Albarn dari Blur telah mendeklarasikan cintanya pada Chelsea, Stone Roses malah terlanjur identik dengan Manchester United, Kasabian bangga dengan prestasi juara liga yg direbut Leicester City musim lalu. Nah yg jadi pertanyaan besar, pada klub mana para personel The Beatles menaruh dukungannya?Ternyata belum pernah ada fakta yg menjawab pertanyaan itu. Sebenarnya telah banyak jurnalis yg menelusurinya, namun tetap saja laporan mereka belum dapat dijadikan acuan. Jika diambil logika paling mudah, The Beatles lahir di Liverpool, harusnya mereka mendukung klub lokal Liverpool atau Everton. Tapi dua fakta malah bertolak belakang dengan logika sederhana itu.Pemain Liverpool, Albert Stubbins memang pernah tampil di cover album SGT. PEPPER’S LONELY HEARTS CLUB BAND. Namun empat personel The Beatles sama sekali tak pernah menyatakan secara resmi bahwa mereka adalah Kopite (sebutan buat fans Liverpool). Justru Paul McCartney ‘hanya’ berujar, “Selamat, Albert! Atas kesuksesan di sepakbola.” Ya, tanpa embel-embel nama Liverpool. Simak juga fakta bahwa ada penyebutan nama pemain Liverpool, Matt Busbby di lagu Dig It. Sekali lagi tidak ada indikasi kuat mereka melakukannya karena cinta Liverpool. Matt sendiri akhirnya hijrah ke klub rival Liverpool, Manchester United dan sukses di sana.“Like a rolling stone. A like a rolling stone. Like the FBI and the CIA. And the BBC–BB King and Doris Day, Matt Busby. Dig it, dig it, dig it,” bunyi penggalan lagu Dig It.Logika sederhana tadi makin melemah setelah John Lennon pernah mamasang lukisan pertandingan Newcastle lawan Arsenal sebagai cover album solonya, THE WALLS AND BRIDGES. Lukisan itu mengacu pada pertandingan Final Piala FA tahun 1952 yg dimenangkan New Castle 1-0. John Lennon sendiri yg melukisnya ketika ia masih berusia 11 tahun.Kita geser ke Ringo Starr sang penggebuk drum. Cukup kuat kabar bahwa Ringo adalah fan Arsenal, persis seperti ayahnya. Bahkan sebuah sumber menyampaikan bahwa Ringo kecil tidak jarang diajak ke London buat menonton Arsenal. Tapi sekali lagi, Ringo sendiri tidak pernah mengumumkan bahwa dirinya adalah seorang Gooner (sebutan bagi fans Arsenal).George Harrison, gitaris The Beatles sempat melempar petunjuk, cuma sedikit petunjuk. Seperti yg diberitakan di Situs The Guardian, George menyampaikan bahwa ia bukanlah penggemar Liverpool maupun Everton. “Ada tiga klub sepakbola di Liverpool, tetapi aku lebih memilih yg lain.”Bagaimana dengan Paul McCartney? Musisi jenius ini mungkin satu-satunya anggota Fabulous Four yg berani mengeluarkan pernyataan cukup jelas. Ia berasal dari keluarga yg menggemari Everton. Ia mencintai klub biru itu walau tetap menyimpan rasa bangga pada Liverpool.”Saya suka dengan kedua tim. Tapi, seandainya harus mendukung salah sesuatu klub ketika keduanya bertanding, aku mulai bersorak buat Everton,” kata Paul tahun 2011 silam. Ia juga pernah berujar bahwa ia mulai bahagia seandainya Liverpool menang, yang berasal bukan ketika melawan Everton. Cukup jelas kan ke mana arah dukungan Paul?Biasanya seorang penggemar Everton bakal membenci setiap kemenangan atau apapun yg identik dengan Liverpool, namun nyatanya Paul tak begitu. Ia bersedia melakukan wawancara dengan bintang Liverpool yg sudah pindah ke Barcelona, Luis Suarez. Di akhir wawancara, ia mengungkapkan dukungannya buat Liverpool maupun Everton. Selain itu, menurut brandish.tv, Paul juga mengaku berteman dekat dengan legenda Liverpool, Kenny Dalglish.Dengan semua info yg terkumpul, sepertinya mampu disimpulkan bahwa setiap personel The Beatles tidak pernah fanatik pada sesuatu klub saja. Atau boleh dibilang mereka tidak terlalu tergila-gila dengan sepakbola seperti Liam dan Noel Gallagher, Damon Albarn dan lain-lain. Ada pula kabar bahwa mereka sengaja tidak memilih sesuatu klub tertentu agar penggemar mereka tidak pecah, terutama Liverpool atau Everton. Namun yg jelas, mereka tidak sekalipun pernah kelihatan keberatan lagu-lagu mereka dinyanyikan suporter-suporter klub mana pun di Inggris. So, dengarkan lagi lagu-lagu The Beatles sambil merayakan kemenangan klub sepakbola kesayanganmu, apapun itu! (kpl/adb)
Sumber:

http://www.merdeka.com/artis/misteri-klub-sepakbola-yang-dicintai-the-beatles.html

loading...



Misteri Klub Sepakbola Yang Dicintai The Beatles