Ogah Gubris Laporan Ormas Jokowi, Ini Penjelasan Ahmad Dhani


Diskon tiket pesawat SESUKA-mu! Hanya di PERGI.COM harga kalian bulatkan ke bawah Beberapa hari dulu Ahmad Dhani dilaporkan oleh ormas Pro Jokowi (Projo) dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) dengan pasal 207 KUHP tentang kejahatan terhadap penguasa umum. Alih-alih balik melapor, Dhani malah menyeret pihak yang lain yakni akun Indra Tan ke jalur hukum.Ada alasan mengapa pentolan Dewa 19 ini ogah meladeni laporan ormas tersebut. Karena setelah dipelajari, harusnya yg melaporkan dirinya bukan mereka, melainkan Jokowi sendiri apabila memang merasa dihina.”Kenapa kalian belum melaporkan, karena melihat statement dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, yg berhak melaporkan pasal 207 sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2006, adalah presidennya sendiri. Saya minta kepada pihak-pihak, jangan kemudian menjadikan ini black campaign seolah-olah Ahmad Dhani harus ditangkap dan dipenjara,” kata Ramdan selaku kuasa hukum ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/11).Hal yg kemudian membuat Dhani dan tim kuasa hukum mengerutkan kening adalah korban dalam laporan kemarin bukan atas nama Jokowi. Melainkan salah sesuatu nama dari ormas tersebut yakni Riano.”Lucu saat dalam laporan disebutkan korbannya itu bukan Presiden Jokowi. Dari data yg kalian dapat, korbannya itu adalah LSM ormas Projo dan pendukungnya. Sekarang kalau berbicara tentang 207 adalah lembaga negara, atau memang lembaga kredibel. Kenapa yg disebutkan sebagai korban bukan presiden? Artinya Pak Jokowi bukan korban. Dia mendiskreditkan lah istilahnya,” heran Ramdan.Atas dasar itu, Dhani memilih mengabaikan laporan dari orang yg dianggap tak mengerti hukum. “Namanya juga tak ngerti hukum. Pesan aku kepada Projo dan laskar-laskar yang lain Jokowi, belajar hukum lagi lah,” tegas Dhani. (kpl/abs/sjw)
Sumber:

http://www.merdeka.com/artis/ogah-gubris-laporan-ormas-jokowi-ini-penjelasan-ahmad-dhani.html

loading...



Ogah Gubris Laporan Ormas Jokowi, Ini Penjelasan Ahmad Dhani